Jumat, 11 Desember 2009
Sabtu, 05 Desember 2009

- Kota Pontianak :
- Tugu Khatulistiwa : Tugu ini menandakan bahwa Kota Pontianak terletak tepat diatas garis khatulistiwa (garis lintang 0 derajat). Dibangun pertama kali pada tahun 1928 oleh seseorang ahli geografi berkebangsaan Belanda. Tahun 1938 dibangun kembali dengan penyempurnaan oleh Architect Silaban. Pada tahun 1990 dibangun kembali duplikatnya dengan ukuran 5 kali lebih besar dan melindungi tugu khatulistiwa yang asli. Diresmikan pada tanggal 21 September 1991. Setiap tahun pada 21 - 23 Maret dan 21- 23 September pada tengah hari matahari melintasi garis khatulistiwa/kulminasi. Sehingga bayangan tugu tersebut dan benda tegak lainnya disekitar tugu hilang tanpa bayangan. Tugu ini terletak di kelurahan Batulayang Kecamatan Pontianak Utara, jarak dari pusat kota kira2 5 km2. Dapat ditempuh melalui jalan darat dengan kederaan mobil atau jalan melalui sungai dengan kapal motor atau perahu tambang/penumpang atau dengan motor speed boat.
- Sungai Kapuas : Sungai terpanjang di Indonesia kira2 panjangnya : 1.143 km2, Sungai ini dapat dilayari sampai kabupaten Kapuas Hulu. Sungai Kapuas juga mengalir dan membelah kota Pontianak, yakni sungai Kapuas Besar, sungai Kapuas Kecil dan Sungai Landak. Kita dapat menikmatinya sebagai wisata sungai/tempat rekreasi air dengan menggunakan kapal motor/speed boat/dan sampan/perahu tambang(penumpang). Sungai tersebut dihubungkan oleh tiga jembatan, yakni jembatan Kapuas I, jembatan Landak dan Jembatan Kapuas II yang berada di Kabupaten Kubu Raya.
Jumat, 04 Desember 2009
KALIMANTAN BARAT

- Riwayat Singkat Propinsi Kalimantan Barat
Atas dasar undang-undang Nomor 25 tahun 1956, Kalimantan Barat mendapat status sebagai daerah Propinsi Otonom dengan ibukota Pontianak. Kedudukan sebagai daerah otonom ini berlaku sejak tanggal 1 Januari 1957. Selanjutnya tanggal ini dianggap sebagai hari jadi Propinsi Kalimantan Barat. Namun mulai tahun 2002 Hari Jadi Pemerintah Propinsi Kalimantan Barat diperingati setiap tanggal 28 Januari.
Sejak ditetapkannya sebagai Daerah Propinsi Otonom yaitu pada 1 Januari 1957 maka sampai saat ini, Kalimantan barat telah dipimpin oleh sepuluh Pejabat Gubernur Kepala Daerah. Gubernur Drs. Cornelis, MH adalah Pejabat Gubernur Propinsi Kalimantan Barat pada saat ini dan mulai bertugas sejak 14 Januari tahun 2008.
Dewasa ini daerah pemerintahan propinsi Kalimantan Barat sejak diberlakukannya otonomi daerah berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 tahun 1999 terbagi menjadi sepuluh kabupaten, dua kota sebagai ibukota Propinsi Kalimantan Barat yaitu Kota Pontianak.
- Dasar Hukum
- Propinsi Kalbar diresmikan : Tanggal 1 Januari 1957
- Dasar Hukum : UU No. 25/1956
- Ibukota : Pontianak
- Kepala Daerah : Dipimpin oleh seorang Gubernur dibantu seorang Wakil Gubernur
- Nama-nama Gubernur Kalimantan Barat
Kalimantan Barat sejak berdiri hingga sekarang telah dipimpin sepuluh orang Gubernur terdiri dari:
1. Adji Pangeran Aflus (1957 - 1957) 2. Djenal asikin Judadiberata (1958 - 1959) 3. YC Oevang Oeray (1960 - 1966) 4. Kolonel Soemadi Bc Hk (1967 - 1972) 5. Kolonel Kadarusno (1972 - 1977) 6. Mayjen (Purn) Soedjiman (1977 - 1978) 7. Brigjen Parjoko Suryokusumo (1987 - 1993) 8. Mayjen H.A. Aswin (1993 - 2003) 9. H. Usman Ja`far (2003 - 2008) 10. Drs. Cornelis, MH (2008 - 2013)